Berita


HARI PENDIDIKAN NASIONAL


Hari Pendidikan Nasional: Menapaki Jejak Ki Hajar Dewantara Menuju Merdeka Belajar

2 Mei, tanggal yang tak asing bagi insan pendidikan Indonesia. Di hari inilah, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) diperingati untuk mengenang jasa pahlawan pendidikan, Ki Hajar Dewantara. Sosoknya yang visioner dan dedikasinya yang tinggi dalam memperjuangkan pendidikan bagi bangsa, menjadikannya panutan bagi para pendidik dan pembelajar di seluruh Indonesia.

Sejarah Singkat Hardiknas

Hardiknas ditetapkan pada tahun 1959 melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959. Tanggal 2 Mei dipilih karena bertepatan dengan hari lahir Ki Hajar Dewantara. Beliau merupakan pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa dan pelopor pendidikan nasional yang gigih memperjuangkan pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Semangat Merdeka Belajar

Pada tahun 2020, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, mengusung semangat "Merdeka Belajar" untuk memperingati Hardiknas. Semangat ini sejalan dengan cita-cita Ki Hajar Dewantara yang menginginkan pendidikan yang berpusat pada murid.

Merdeka Belajar menekankan pada kemerdekaan para murid untuk belajar sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuannya. Hal ini diwujudkan melalui berbagai kebijakan, seperti:

  • Kurikulum Merdeka: Memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk menyusun kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan murid dan kontekstual.
  • Asesmen Nasional: Mengukur kemampuan literasi, numerasi, dan karakter murid, bukan hanya hafalan.
  • Platform Merdeka Mengajar: Menyediakan berbagai materi pembelajaran dan asesmen yang berkualitas untuk mendukung guru.

Tantangan dan Harapan

Meskipun telah banyak kemajuan, masih terdapat berbagai tantangan dalam mewujudkan pendidikan yang ideal di Indonesia. Kesenjangan akses dan kualitas pendidikan, masih menjadi isu yang perlu diatasi.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, semangat Hardiknas dan Merdeka Belajar diharapkan dapat terus menginspirasi para pemangku kepentingan di dunia pendidikan. Dengan kolaborasi dan gotong royong, diharapkan pendidikan di Indonesia dapat semakin maju dan berkualitas, sehingga mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.

Salah satu bentuk perwujudan tantangan tersebut SD Al Islam Pengkol turut serta dalam lomba yang diselenggarakan oleh SATKORDIKCAM Kecamatan Jepara dan Alhamdulillah mendapatkan Juara 1 Untuk lomba kategori Kelas 2 lomba melukis gerabah dan Juara 2 untuk lomba kategori kelas 3 lomba melukis galon.

Kirim Pesan

INFO


bener 1


Pencarian


SOSIASISASI


Kalender


April 2026

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30

ASSLAM BASKETBALL


SDAI FOOTBALL CLUB


VIDEO KEGIATAN ANAK